hari ini ga ada gue gue-an. Yang ada aku.
Aku,yang hai ini ga tau entah kenapa perasaan yang dulu datang lagi.
Sebuah hubungan yang barusan aku flashback semua dari old entry aku. Dan seketika itu juga aku menangis. Apa yang harus aku lakukan? aku yang terlalu sayang sama dia. Aku yang masih sulit untuk merelakan dua tahun kami,sekalipun aku sudah bersama yang lain.
Bukan aku sok nolak waktu dia minta balikan. Tapi aku sadar kalo kami berbeda, dan aku tau kalo kami emang ga akan bisa bersatu. Sekalipun dia sadar kalo dia udah nyakitin aku dengan semua perbuatan dia dulu.
Ya Tuhann aku sayang banget sama dia. Bodohnya aku yang selama liburan justru merindukan dia. Yang ga bisa nahan untuk nelepon dia, padahal ada seseorang diluar sana yang sayang sama aku.
Emang ga ada yang salah dengan apa yang dia lakukan. Aku hanya membandingkan diriku yang dulu bersama dia dengan dia sekarang bersama orang lain. Aku yang berusaha mati matian untuk memendam perasaanku sendiri. Dulu aku dengan kegeramanku yang selalu diremehkannya. Tapi sekarang dia ketemu wanita yang mempunyai kegemaran yang sama dengan aku malah dipuji pujinya. Ya Tuhan, sedihnya aku. Dia yang membuat janji ip4 demi perempuan itu. Aku harus bagaimana? Aku sedih bukan main, aku memang tidak menunjukkan kalau aku menangis. Tapi setiap kali aku melihat perbedaan itu, ada sebuah celah dalam hatiku yang terasa sakit bukan main.
Tapi aku ga ingin berkhianat. Aku dengan yang sekarang sudah lempang,tidak ada hambatan seperti dulu aku dengan dia. Ada orang yang selalu berusaha sekuat tenaga untuk membuatku tertawa dan senang, yang selalu ada ketika aku butuh dia. Dia dengan seluruh sifatnya yang begitu baik. Tapi kenapa aku belum bisa? Padahal dulu aku berharap dia yang bisa membuat aku melupakan semua rasa sakit yang aku rasakan sekarang.
Tuhan, ajarkan aku untuk bisa menerima dia. Dan ajarkan aku juga untuk bisa merelakan yang sudah berlalu. Begitu besar rasa cinta yang aku curahkan untuk 2 tahun kami. Dan begitu luar biasanya usahaku untuk pertahankan dia yang dulu selalu menghilang.
Aku ga tau harus cerita ke siapa. Ga ada satupun yang bisa mengerti perasaan aku yang sekarang. Mungkin hanya post ini yang mengerti aku. Post yang ga akan pernah di baca oleh mereka yang aku kenal.
Dan untuk membuka kerelaan hatiku, semoga dia bahagia dengan cerita baru yang dibangunnya.
Dan aku, akan berusaha agar tidak ada yang sakit dengan sikapku ini. Biarlah cuma aku yang menahan sakitnya hatiku sekarang. Biarlah aku yang selalu akting bodoh seakan tidak terjadi apa-apa. Aku cuma bisa berdoa untuk semua yang terjadi dalam hidupku just for a reason.
good night
Aku,yang hai ini ga tau entah kenapa perasaan yang dulu datang lagi.
Sebuah hubungan yang barusan aku flashback semua dari old entry aku. Dan seketika itu juga aku menangis. Apa yang harus aku lakukan? aku yang terlalu sayang sama dia. Aku yang masih sulit untuk merelakan dua tahun kami,sekalipun aku sudah bersama yang lain.
Bukan aku sok nolak waktu dia minta balikan. Tapi aku sadar kalo kami berbeda, dan aku tau kalo kami emang ga akan bisa bersatu. Sekalipun dia sadar kalo dia udah nyakitin aku dengan semua perbuatan dia dulu.
Ya Tuhann aku sayang banget sama dia. Bodohnya aku yang selama liburan justru merindukan dia. Yang ga bisa nahan untuk nelepon dia, padahal ada seseorang diluar sana yang sayang sama aku.
Emang ga ada yang salah dengan apa yang dia lakukan. Aku hanya membandingkan diriku yang dulu bersama dia dengan dia sekarang bersama orang lain. Aku yang berusaha mati matian untuk memendam perasaanku sendiri. Dulu aku dengan kegeramanku yang selalu diremehkannya. Tapi sekarang dia ketemu wanita yang mempunyai kegemaran yang sama dengan aku malah dipuji pujinya. Ya Tuhan, sedihnya aku. Dia yang membuat janji ip4 demi perempuan itu. Aku harus bagaimana? Aku sedih bukan main, aku memang tidak menunjukkan kalau aku menangis. Tapi setiap kali aku melihat perbedaan itu, ada sebuah celah dalam hatiku yang terasa sakit bukan main.
Tapi aku ga ingin berkhianat. Aku dengan yang sekarang sudah lempang,tidak ada hambatan seperti dulu aku dengan dia. Ada orang yang selalu berusaha sekuat tenaga untuk membuatku tertawa dan senang, yang selalu ada ketika aku butuh dia. Dia dengan seluruh sifatnya yang begitu baik. Tapi kenapa aku belum bisa? Padahal dulu aku berharap dia yang bisa membuat aku melupakan semua rasa sakit yang aku rasakan sekarang.
Tuhan, ajarkan aku untuk bisa menerima dia. Dan ajarkan aku juga untuk bisa merelakan yang sudah berlalu. Begitu besar rasa cinta yang aku curahkan untuk 2 tahun kami. Dan begitu luar biasanya usahaku untuk pertahankan dia yang dulu selalu menghilang.
Aku ga tau harus cerita ke siapa. Ga ada satupun yang bisa mengerti perasaan aku yang sekarang. Mungkin hanya post ini yang mengerti aku. Post yang ga akan pernah di baca oleh mereka yang aku kenal.
Dan untuk membuka kerelaan hatiku, semoga dia bahagia dengan cerita baru yang dibangunnya.
Dan aku, akan berusaha agar tidak ada yang sakit dengan sikapku ini. Biarlah cuma aku yang menahan sakitnya hatiku sekarang. Biarlah aku yang selalu akting bodoh seakan tidak terjadi apa-apa. Aku cuma bisa berdoa untuk semua yang terjadi dalam hidupku just for a reason.
good night